Masih
disini, dengan Luka yang Sama
Karya : Astronan
Hari terus berganti,
Layaknya pakaian yang menjadi kebutuhan diri
Namun tak menyertai kisah asmaraku
Masih disini, dengan luka yang sama
Kelu aku dalam berucap kata
Ingin menangis, tapi aku tak mampu
Sebab, sekali lagi ku katakan
Masih disini, dengan luka yang sama
Jiwamu berterbangan bersama udara yang asing
Meninggalkan kesan yang tak adil untuk kisah ini
Terluka jiwa ini,
Bayangmu berbekas dalam rindu yang tak kunjung usang
Kau adalah terdahulu,
Perihal kasih dan sayang hanya skenario belaka
Tertimpa janji manis sebagai topik utama
Namun nyatanya, judul untukku tetaplah luka yang sama
Mengenai kisah ini,
Ku sangkakan aku adalah sinta bagimu
Kau adalah Rahwana si petarung nyawa untukku
Tetapi tidak, nyatanya kau hanya sekedar pujangga dalam makna tersirat
Terluka dan terima kasih,
Cerita fiksimu untukku telah menetap dalam waktu yang ada